Back to Top

SEQUOIA

eska has new page, follow yo: http://eskaawardani.tumblr.com (:
Cinta Palsu: dialog basith dan Shekina dalam Keajaiban Rezeki, Tasaro GK
  • B: Anda punya pacar?
  • S: Saya tidak pacaran
  • B: Belum punya?
  • S: Tidak pacaran
  • B: Maksudnya?
  • S: Pacaran atau tidak, itu pilihan. Saya memilih untuk tidak pacaran.
  • B: Anda suka Kahlil Gibran, Shekina?
  • S: Saya tak sanggup membacanya meski cuma satu kalimat. Ini racun.
  • B: Racun?
  • S: Apa namanya kalau buku membuat orang terlena dan salah memahami cinta, kalau bukan racun?
  • B: Apa salah mencintai seseorang?
  • S: Buat saya, cinta sebelum pernikahan itu BOHONG BESAR
  • B: O, ya?
  • S: Mereka bicara cinta, pengorbanan, kesetiaan. Itu semua BOHONG BESAR
  • B: Bagaimana Anda bisa menyimpulkan seperti itu?
  • S: Soal pengorbanan, contohnya. Apa yang bisa mereka buktikan tentang itu?
  • B: Bukankah orang yang berpacaran mau tak mau harus banyak berkorban?
  • S: Apa contohnya? Kencan malam Minggu, mentraktir makan. mengantar ke sana ke mari?
  • B: Itu bukan pengorbanan?
  • S: Menurutku pengorbanan tidak punya kompensasi
  • B: Bagaimana Anda bisa menilai aktivitas yang Anda sebut tadi punya kompensasi di belakangnya?
  • S: Kalau Anda melakukan itu semua, bukankah Anda ingin mendapatkan sesuatu dari pacar Anda?
  • B: Saya tidak punya pacar
  • S: Misalnya saja
  • B: Sesuatu apa maksud Anda?
  • S: Yah, Anda ingin pacar Anda berterima kasih, atau membalas cinta Anda, atau lainnya
  • B: Harusnya seperti apa pengorbanan itu?
  • S: Kalau Anda sudah menikah, Anda tak punya kompensasi untuk berkorban. Anda harus bekerja untuk menghidupi anak istri Anda. Anda hanya akan memikirkan bagaimana membesarkan anak Anda, memberi dia fasilitas terbaik. Dan Anda tak pernah berpikir untuk meminta bayaran. Anda tulus melakukannya. Itulah pengorbanan.
  • B: Apakah itu tak terdengar terlalu meremehkan cinta sepasang kekasih?
  • S: Mereka bicara cinta sampai mati. Apa mereka bisa konsisten dengan omongan itu jika sudah benar-benar menikah?
  • B: Kenapa tidak?
  • S: Berapa banyak pasangan yang tadinya mengaku cinta sampai ke urat hati, tapi jadi benci ketika mereka menikah. Ketika si perempuan pusing kerana suaminya tak mampu memberi nafkah cukup, ketika buat beli beras pun berat, ketika anak menangis minta susu. Atau sebaliknya, ketika si laki-laki tak betah lagi di rumah kerana masakan istri tak enak, kerana si istri tak pandai mengatur keuangan, tak mau akur dengan mertua.
  • B: Artinya?
  • S: Kalau keduanya sanggup melewati itu semua, baru saya percaya mereka saling cinta, tapi sebelum menikah, apa yang mereka sombongkan belum terjadi.
  • B: Bukannya pasangan kekasih rela bunuh diri untuk membuktikan cinta mereka?
  • S: Itu bukti cinta menurut Anda?
  • B: Hidup begini berharga dan mereka rela mengorbankannya. Bukankah itu kuar biasa?
  • S: Bagi orang yang cintanya terhalang, hidup jadi begitu menakutkan. Mati jadi jalan keluar. Jadi, lebih mudah mati dibandingkan hidup. Mereka tak melakukan sesuatu yang spektakuler. Sebab, berani hidup jauh lebih ksatria dibandingkan sekadar nekat bunuh diri.
Ketika satu pintu tertutup, cari pintu lain. ketika semua pintu telah tertutup, cari istana lain!

Time is still the best answer…
Forgiveness is still the best pain-killer..
God was and is still and will always be the best healer…

ما زال الوقت هو الحل الامثل…وما زال الغفران هو افضل مسكن للالم…وما زال الله هو الشافي الاعظم

ada dua pilihan di depan mata saya. melangkah dan bertahan di dunia hitam putih atau bertarung menyalakan putih di dunia abu-abu.
cinta sejati itu ada, kau menemui 5 waktu sehari. cinta sejati itu Allah.
eska has new page, follow yo: http://skasiousreborn.tumblr.com ;)
Masa depan ruhku

Bismillah…
sore yang indah, sebuah alunan kata-kata hikmah dari radio silaturahim. membahas tentang ruh, masa depan. salah satu bagian yang paling menarik saya adalah ketika ustad. mengatakan badan itu tidak punya masa depan, yang punya masa depan adalah ruh. jiwa. sesuatu yang membuat badan hidup.
mari bicara tentang jasad. jasad adalah benda kalau ia tanpa ruh, seperti manusia yang telah meniggal. beliau mengatakan sebuah kepastian bahwa jasad tidak memiliki masa depan adalah karena masa depan badan itu jelas, ia akan dikubur. ia akan terurai seiring berjalannya waktu. selanjutnya badan akan lenyap, bersama alam semesta saat kiamat nanti.
badan yang ada tidak akan ikut bersama ketika kita kembali ke akhirat nanti. yang ada hanya sesosok ruh dengan bentuk fisik seperti badan kita. sempurna. di surga, yang tua menjadi muda, yang berkekurangan menjadi lengkap, semua baik. hanya bentukan fisik namun tak berdaging dan tak membeban. aku membayangkan kita bisa makan sepuasnya makanan kesukaan kita, tapi, sekali lagi, tapi kita ga gendut. tentunya angan-angan ini lebih indah aslinya. aamiin.
ruh. beliau juga mengatakan bahwa ruh lah yang memiliki masa depan. ruh yang harus diperjuangkan habis-habisan masa depannya. karena, kita tidak tahu akan ditempatkan di mana kita nanti di akhirat. apakah surga atau neraka. ruhlah yang akan merasakan siksaan di alam barzakh apabila semasa hidup, manusia itu menjauh dari cahaya Allah. ruhlah yang membayar siksa di neraka atas banyak maksiat terhadap Allah. dan ruh juga yang merasakan nikmat tiada tara, ketika ruh disajikan beragam hadiah oleh Allah.
ruh, memang urusan ini jauh sekali dari jangkauan manusia. ruh ini kehendak Allah. ruh akan selalu condong pada Allah, pada kebaikan. ruh akan baik ketika ia dapat dikendalikan menuju kebaikan. ruh dapat rusak, ketia ia dipaksa berjalan pada jalan kebathilan.
nah, jalan-jalan menuju masa depan ruh yang baik telah diabadikan dalam al-Quran. surga itu tidak dapat dimasuki melainkan orang-orang yang berhati bersih. tulisan ini merupakan pengingat diri saya juga kawan. supaya kita bisa sama-sama membersihkan hati :)
”menulislah, karena menulis itu mengikat ilmu”
#semangatselalu #forUnityIslam

A snazzyspace.com Theme A snazzyspace.com Theme